Tanpa Modal, Bisa Untung!

(Postingan ini merupakan tugas perkuliahan saya dalam mata kuliah Kewirausahaan.)

         Pada saat mendengar kata "Wirausaha", apa yang ada dibenak anda? Bisnis? Uang? Modal? Ya, semua hal tersebut sangat berkaitan dengan yang namanya wirausaha. Mungkin banyak dari anda yang berpikir bahwa untuk berwirausaha haruslah memiliki modal yang cukup banyak. Mungkin juga banyak dari anda yang berpikir bahwa modal awal sangat mempengaruhi hasil akhir dari suatu wirausaha. Namun sebenarnya modal bukanlah segalanya!

       Mengutip artikel dari detik.com, ada 5 bisnis yang tidak memerlukan modal yang banyak bahkan tanpa modal sama sekali, namun bisa membawa keuntungan yang besar. Salah satunya adalah menjadi Reseller. Reseller adalah orang yang ikut menjualkan barang atau produk orang lain. Lalu apa yang menjadikan bisnis Reselling sangat potensial dalam meraih keuntungan? Mengapa pula saya memilih untuk mengangkat topik Reseller ini? Baca hingga selesai!






          Reseller atau bahasa mudahnya adalah "Penjual Barang Orang Lain" memiliki satu keuntungan yang cukup menjanjikan, yaitu minim modal atau bahkan tanpa modal sama sekali. Karena pada dasarnya kita hanya ikut menjualkan barang atau produk dari orang lain saja. Lalu darimana kita mendapatkan keuntungan? Tentu saja dari margin atau selisih yang ada berdasarkan harga asli penjual utama atau produsen dan harga yang kita tentukan sendiri. Mudahnya, semisal saya menjual produk biji kopi dari kawan saya yang kebetulan seorang produsen biji kopi. Harga yang dipatok oleh kawan saya selaku produsen adalah Rp 125.000 / 200 gram. Maka saya selaku Reseller bisa mematok harga yang sedikit lebih tinggi yaitu Rp 150.000 / 200 gram. Maka apabila berhasil terjual, saya mendapatkan keuntungan Rp 25.000 tiap 200 gram biji kopi yang berhasil terjual. Cukup menguntungkan bukan? Namun meskipun begitu, menjadi Reseller membutuhkan ketekunan yang ekstra, baik tekun dalam menawarkan barang maupun tekun dalam menjalani bisnis ini. 


          Lalu apa yang membuat saya memilih untuk mengangkat topik Reseller pada postingan ini? Jawabannya adalah SWOT! SWOT merupakan singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat. SWOT adalah sebuah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman dari seseorang atau suatu kelompok. Sebelum menjawab pertanyaan besar dalam postingan ini, saya akan sedikit menunjukkan analisis SWOT dari diri saya sendiri yang dikaitkan dengan bisnis Reselling. Berdasarkan kesadaran dari diri saya sendiri, saya memiliki satu kekuatan yaitu keseriusan dalam menjalani suatu pekerjaan. Kelemahan saya adalah rasa panik yang mudah menghampiri setiap saat. Kesempatan saya adalah memiliki beberapa kenalan yang menjadi produsen dari suatu barang. Lalu ancaman yang saya hadapi adalah mulai menjamurnya bisnis Reselling akhir-akhir ini.


            Berdasarkan analisis SWOT tersebut, saya merasa bisnis Reselling adalah bisnis yang cukup menjanjikan. Dari sisi kekuatan saya, keseriusan dan ketekunan menjadi kunci utama dalam melakukan bisnis Reselling. Terlebih jika produk yang saya perjualkan adalah barang yang sangat saya minati, alhasil keseriusan dan ketekunan akan semakin meningkat pula. Sedangkan dari sisi kelemahan saya, rasa panik saya rasa tidak terlalu menjadi hal yang mengancam dalam menjalani bisnis Reselling. Karena bisnis Reselling saat ini bisa dilakukan via internet bahkan dengan sosial media, maka waktu yang kita perlukan untuk menjual produk orang lain tidak terlalu mendesak. Sehingga rasa panik tidak akan mudah datang. Selanjutnya apabila melihat dari kesempatan yang saya miliki, saya memiliki peluang untuk ikut menjual produk yang dihasilkan oleh kawan maupun kenalan saya. Karena saya mengenal banyak orang yang memproduksi suatu barang, maka disitulah peluang saya terbuka. Lalu melihat dari sisi ancaman yang saya hadapi, sudah tentu apabila saya menjadi seorang Reseller, maka saya memiliki banyak pesaing yaitu para Reseller lain. Namun ancaman ini bisa diatasi dengan ketekunan dan keseriusan dalam menjalani bisnis ini.

            Sudah terjawab kan pertanyaan-pertanyaan diatas? Saya harap dengan diunggahnya artikel ini, dapat menumbuhkan gairah anda semua dalam melakukan bisnis Reselling yang menguntungkan ini. Akhir kata dari saya... Selamat berwirausaha!

Sumber : https://m.detik.com/finance/perencanaan-keuangan/3845990/5-bisnis-tanpa-modal-tapi-bisa-untung-besar.

Komentar

Postingan Populer