DIPLOMASI KEBUDAYAAN INDONESIA-ARAB SAUDI
Di era modern
seperti saat ini, diplomasi begitu penting keberadaannya bagi kelangsungan
hubungan antar negara. Dengan adanya diplomasi, hubungan antar negara semakin
menguat dan masing-masing negara dapat memperlihatkan kelebihannya
masing-masing. Yang kita tahu secara umum ada dua macam bentuk diplomasi yaitu
diplomasi keras dan diplomasi halus. Diplomasi keras seperti yang kita tahu
adalah berbentuk peperangan dan konflik, yang sudah pasti akan memakan banyak
korban dan kerugian besar. Namun bagaimana dengan diplomasi yang halus ?
Didalam
diplomasi halus ada satu bentuk yang cukup menarik, yaitu diplomasi kebudayaan.
Diplomasi ini secara garis besar dilakukan dengan saling memperkenalkan
kebudayaan masing-masing negara yang pada akhirnya akan saling terbentuk
ketertarikan satu sama lain. Di Indonesia ? Sudah tentu ada banyak diplomasi
kebudayaan yang dilaksanakan oleh negara Indonesia kita yang tercinta. Salah
satunya adalah diplomasi kebudayaan antara Indonesia dengan Arab Saudi.
Kita tahu betul
akhir-akhir ini banyak kasus dimana TKI maupun TKW dari Indonesia yang akhirnya
hidup sengsara karena para majikannya yang terkadang semena-mena dalam
bertindak. Inilah yang menjadikan citra negara Indonesia sebagai “Negara
Eksportir TKW yang Buruk” semakin kuat. Maka dari itu terhitung mulai dari
tahun 2015, KBRI di Riyadh melaksanakan kegiatan Resepsi Diplomatik pada hari
besar nasional. Yang diundang adalah para diplomat di Arab Saudi yang mewakili
berbagai negara. Apa saja kegiatan di acara Resepsi Diplomatik tersebut ?
Pada acara
tersebut ditampilkan beberapa budaya dari Indonesia. Mulai dari seni hingga
kuliner. Kegiatan yang paling banyak diminati adalah konser angklung yang
melibatkan seluruh diplomat dari berbagai negara. Tari-tarian seperti tari
Jaipong dan Gambyong, serta kuliner khas seperti Bakso, Sate dan Siomay juga
ditampilkan pada acara tersebut. Applause dan antusiasme dari para tamu
undangan sangat tinggi. Mereka mengaku kagum dengan banyaknya budaya dari
indonesia yang ditampilkan. Mereka pun juga tertarik untuk berkunjung ke
Indonesia.
Namun tidak
hanya kesenian dan kuliner saja yang ditampilkan. Ada satu lagi bentuk
diplomasi budaya Indonesia yang sangat kuat di Arab Saudi, yaitu diplomasi
budaya senyum. Diplomasi ini sering dilakukan oleh para jama’ah haji yang tiap
tahun datang ke Makkah dan Madinah. Para jama’ah ini senantiasa tersenyum
kepada siapapun ketika berkomunikasi atau bahkan hanya ketika saling bertatap
dan tegur sapa. Inilah yang menjadikan Indonesia selalu mendapatkan penghargaan
dari pihak penyelenggara haji karena senyuman khas masyarakat Indonesia.
Diplomasi
kebudayaan yang telah berlangsung ini diharapkan dapat mengembalikan citra
negara Indonesia dimata masyarakat dunia menjadi lebih baik lagi. Dan juga
diharapkan hubungan bilateral dan multilateral Indonesia dengan negara sahabat
akan semakin terjalin dengan harmonis sehingga tidak akan terjadi lagi
konflik-konflik yang justru merugikan kedua belah pihak.
Diplomacy for the better world :)
Daftar Pustaka :
http://www.kompasiana.com/kenhirai/merajut-indonesia-melalui-diplomasi-budaya-kuliner-dan-senyum_552b2183f17e61e973d623d1


Komentar
Posting Komentar